Ditulis Oleh
Pameran Hayao Miyazaki di Guangzhou Batal: Dampak Ketegangan Jepang-China 2025
Published at Jan 05, 2026 07.22 by ical
Penggemar Studio Ghibli di seluruh dunia sedang kecewa berat karena pameran Hayao Miyazaki di Guangzhou resmi batal. Event karya legendaris seperti Spirited Away dan Totoro di Canton Tower Theatre ditunda gara-gara ketegangan Jepang-China 2025. Santai baca nih, cocok banget buat kamu yang suka berita terkini budaya-anime. Kita gali kronologi pembatalan, analisis statement resmi Studio Ghibli 9 Desember 2025, sampe cerita pilu penggemar yang rugi tiket perjalanan. Ketegangan bilateral ini lumpuhkan event budaya berskala besar.https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20251213104157-241-1306237/jepang-china-memanas-acara-hayao-miyazaki-di-guangzhou-batal
Yuk, kita urutkan kejadiannya step by step!
Kronologi Pembatalan: Dari Excited Jadi Kecewa
Event ini awalnya dijadwalkan megah: buka Hari Natal 2025 sampe Oktober 2026 di Canton Tower Theatre, Guangzhou (China selatan). Pengumuman South China Morning Post 11 Desember nyebutin bakal pamerkan koleksi ikonik Miyazaki – dari My Neighbor Totoro sampe The Boy and the Heron (Oscar 2023).
Tapi bom waktu meledak 9 Desember 2025: Studio Ghibli umumkan batal via statement resmi. Gak ada alasan eksplisit, tapi timingnya pas banget sama memanasnya hubungan Jepang-China. Sebelumnya, PM Jepang Sanae Takaichi komentar soal Taiwan "ancam kelangsungan hidup" Jepang, bikin Beijing geram.
Hasilnya? Boikot budaya: konser Ayumi Hamasaki Shanghai batal, impor seafood Jepang diblokir lagi. Kronologi singkat: pengumuman event → komentar Takaichi → peringatan perjalanan China → batal 9/12.https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20251213104157-241-1306237/jepang-china-memanas-acara-hayao-miyazaki-di-guangzhou-batal
Analisis Pernyataan Resmi Studio Ghibli 9 Desember
Statement Ghibli pendek tapi ngena: "Kami meminta maaf kepada para penggemar yang telah menantikan acara ini, dan dengan tulus berterima kasih atas pengertian dan dukungan Anda. Kami berharap dapat bertemu Anda kembali dalam waktu dekat." Gak sebut politik, tapi jelas hindari kontroversi.
Analisisnya? Studio pilih aman: Miyazaki (91 tahun) ikon Jepang, China sensitif isu Taiwan (klaim wilayah, tolak kekerasan dari Jepang). Ini strategi soft power mundur sementara. Mirip Ayumi: "Ikatan kita abadi," tapi konser Makau juga batal. Pernyataan ini tunjukkin Ghibli prioritaskan fans global daripada risiko diplomatik.
Kekecewaan Penggemar: Cerita Nyata Rugi Tiket
Penggemar paling kena getahnya. Seorang ibu di medsos bilang: "Anak-anak saya penggemar berat Hayao Miyazaki. Kami atur perjalanan ke Guangdong pas liat berita pameran." Udah beli tiket pesawat, hotel – ujung-ujungnya hangus. Ribuan unggahan kecewa banjiri Weibo dan X: dari refund ribet sampe doa supaya event balik.
Maskapai China bantu dengan refund gratis atau ubah jadwal ke Jepang sampe Maret 2026. Tapi Kemenlu China keluarin peringatan kedua 11/12, alasan "gempa Jepang" – meski fans tau ini cover politik. Dampak? Wisata Jepang-China anjlok, event budaya lain ikut batal.https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20251213104157-241-1306237/jepang-china-memanas-acara-hayao-miyazaki-di-guangzhou-batal
Bagaimana Ketegangan Bilateral Lumpuhkan Event Budaya?
Konflik Jepang-China soal Taiwan (Beijing klaim utuh, Tokyo dukung damai) langsung seret budaya. Pameran Miyazaki korbannya: skala besar (9 bulan, ribuan pengunjung), tapi politik menang. Pola: impor seafood blokir → konser Jepang batal → pameran anime mundur → wisata drop.
Sorotannya, soft power kalah telak. Miyazaki, pencipta Nausicaä dan Ponyo, simbol harmoni – ironis batal gara-gara politik. Buat Indonesia, pelajaran: event budaya rentan geopolitik, apalagi K-pop/J-pop fans kita banyak.https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20251213104157-241-1306237/jepang-china-memanas-acara-hayao-miyazaki-di-guangzhou-batal
Daftar Korban Lain: Bukan Cuma Miyazaki
- Ayumi Hamasaki: Konser Shanghai batal bulan lalu, Makau depan ikut kena.
- Film & Konser Jepang: Daftar panjang ditunda.
- Wisata: China warning Jepang, refund massal penerbangan.
Ini tren politik lumpuhkan hiburan.https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20251213104157-241-1306237/jepang-china-memanas-acara-hayao-miyazaki-di-guangzhou-batal
Pembatalan pameran Hayao Miyazaki Guangzhou bukti ketegangan Jepang-China 2025 lumpuhkan event budaya megah. Dari kronologi 9 Desember sampe kekecewaan fans, ini reminder: seni rentan politik. Tetap dukung Ghibli!